Langsung ke konten utama

Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi

Suatu kali Syekh al-Fudlail bin 'Iyadl berkunjung ke salah seorang muridnya yang sedang sekarat. Perlahan-lahan sang guru pun menuntunnya mengucapkan dua kalimat syahadat. Sayangnya, lidah sang murid seperti terkunci tiap kali melantunkan kalimat suci itu.

'Aku tak sanggup mengatakannya. Aku sudah terlepas darinya,' kaya murid al-Fudlail bin 'Iyadl.

Al-Fudlail tahu muridnya tersebut sangat saleh, dan tak terpikir ia bakal mengalami akhir hayat yang menyedihkan seperti itu. Al-Fudlail pun keluar dari rumah sang murid dengan kondisi mata memerah. Ia tak kuasa menahan tangis.

Pada hari berikutnya al-Fudlail berjumpa dengan sang murid dalam mimpi. Ulama sufi ini melihat muridnya itu sedang diseret ke neraka.

'Wahai muridku, mengapa ma'rifatmu kepada Allah bisa tercerabut?' Tanya al-Fudlail.

'Wahai guruku, aku pernah didera sakit, lantas aku datang ke salah seorang tabib (dokter). Sang dokter menasihatiku agar meminum khamar setahun sekali. Menurutnya bila aku tidak melakukannya maka penyakitku akan tetap menyakitiku.'

Sang murid mengaku patuh dengan nasihat dokter itu. Sebagai pasien ia meminum khamar saban tahun demi sebuah kesembuhan.

Rupanya barang haram yang ada dalam tubuh murid itu berdampak sedemikian jauh terhadap kondisi batinnya. Padahal, ia mengonsumsi khamar dalam rangka berobat, lalu bagaimana bila hal itu ia lakukan semata untuk memuaskan nafsu dan bersenang-senang?

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi
Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi

مَنْ شَربَ خَمرا أخرج الله نورَ الإِيْماَنِ مِن جَوفِه

'Barangsiapa meminum khamar maka Allah keluarkan cahaya imam dari perutnya.' (HR at-Thabrani).

Al-Qur'an sendiri memasukkan khamar sebagai salah satu barang yang dilarang. Ibnu 'Umar karena begitu kuatnya tekad beliau menjauhi khamar berkata, "Seandainya aku memasukkan jari-jariku ke dalam minuman khamar maka akan kupotong." Khamar adalah setiap sesuatu yang memabukkan, termasuk dalam hal ini narkoba. (Mahbib)

Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi
Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi

Cerita ini dikutip dari 'Irsyâdul 'Ibâd ilâ Sabîlir Rasyâd' karya Syekh Zainuddin bin 'Abdul 'Aziz al-Malibari


Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi
Khamar dan Nasib Malang Akhir Hayat Murid Guru Sufi


Sumber : http://www.nu.or.id/post/read/78763/khamar-dan-nasib-malang-akhir-hayat-murid-guru-sufi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prof KHR Fathurrahman Kafrawi, Menteri Agama Kedua dari NU

Prof KHR Fathurrahman Kafrawi, Menteri Agama Kedua dari NU Dari beberapa nama para tokoh Nahdlatul Ulama (NU), yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama (Menag), mungkin orang inilah yang dapat dikatakan paling singkat menjabatnya. Tercatat di daftar nama-nama Menteri Agama, Prof. K.H.R. Fathurrahman Kafrawi, pernah menjabat sebagai Menag selama kurang lebih sepuluh bulan (2 Oktober 1946 - 26 Juli 1947). Jabatan tersebut diembannya dalam Kabinet Syahrir III, dimana ia menggantikan Menag sebelumnya, H.M Rasjidi. Sebagai orang NU, dia juga orang yang kedua menjabat Menag, setelah KH Wahid Hasyim. Meskipun cukup singkat, namun Fathurrahman dapat membenahi struktur organisasi di kementerian yang ia pimpin. Selain itu, ia juga memperbaiki peraturan-peraturan yang terkait dengan Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk (NTR) yang ditetapkan dalam UU. No. 22 Tahun 1946. Di dalam peraturan tersebut, menertibkan posisi penghulu, modin, dan sebagainya. Kebijakan lain, yang diambil pada masa Fathurrah...

Tabahnya Hati Seorang Muadzin

Adzan Ashar di masjid dekat tempat tinggalku di sore itu terasa berbeda dari biasanya. Pak Syakur yang biasanya bersuara lantang dan merdu dalam setiap adzannya, di sore itu suaranya terdengar parau dan sendu. Maklum di sebelah kanannya ada peti jenazah yang di dalamnya istri yang dicintainya berbaring disemayamkan. Tabahnya Hati Seorang Muadzin Di akhir adzan suara Pak Syakur terdengar tersendat-sendat dan panggilan untuk shalat itu hampir saja tak bisa diselesaikannya. Pak Syakur pasti menyadari adzan itu adalah adzan perpisahan yang tak akan didengarkan lagi oleh sang istri ketika telah dimakamkan di tempat yang jauh dari rumah dan masjid tempat Pak Syakur sehari-hari bertugas sebagai muadzin.  Sebelumnya di pagi hari pukul 07.00 WIB, istri Pak Syakur–Ibu Sri Bariyah–mengembuskan napas terakhir dalam usia 50 tahun.  Selama beberapa minggu sebelum ajal, Bu Bariyah sempat dirawat di dua rumah sakit yang berbeda karena sakit komplikasi. Almarhumah wafat dengan meninggalkan 4 orang anak...

Doa yang Dibaca Rasul Ketika Hujan Turun

Musim kemarau telah lama berlalu. Kini tiba masanya musim hujan. Ketika musim kemarau, kita suka melafalkan doa minta hujan, bahkan dibarengi dengan shalat istisqa. Seketika musim hujan datang, ternyata guyuran hujan tidak selamanya menguntungkan banyak orang. Terutama bagi orang-orang yang bermukim di daerah rawan banjir. Dulu pernah terjadi musim kemarau di masa Rasulullah. Kebanyakan orang datang menghampiri Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan meminta agar Beliau memohon kepada Allah agar hujan diturunkan. Tak lama kemudian, hujan lebat pun turun membasahi lingkungan penduduk. Saking kencangnya, rumah-rumah penduduk banyak yang hancur, pepohanan berjatuhan, dan binatang ternak pun ikut menderita. Melihat malapetaka ini, mereka mengadu kepada Rasul agar hujan musibah itu segera dihentikan. Atas dasar permintaan ini, Nabi berdo'a, 'Allâhumma hawâlainâ wa lâ 'alainâ (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami),' HR Bukhari. Hadi...