Langsung ke konten utama

Fadhilah Puasa Asyura

Fadhilah Puasa Asyura
Fadhilah Puasa Asyura


'Asyura berasal dari kata 'asyara, artinya bilangan sepuluh. Secara istilahi Puasa 'Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram pada Kalender Islam Hijriyah. Tahun 1435 H ini hari 'Asyura bertepatan dengan 14 Nope mber 2013 M. Hukum puasa Asyura adalah sunnah; maksudnya sangat dianjurkan dan berpahala bagi yang menerjakannya namun tidak berdosa bagi yang tidak mengerjakannya.

Hadits dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan Imam Bukhori:


ÙƒÙŽØÙ†ÙŽ ØÙŽØÙÙˆÙ'Ù„Ù ØÙ„له٠ØÙŽÙ„Ù'ÙŽÙ‰ ØÙ„له٠ØÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ'Ù‡Ù ÙˆÙŽØÙŽÙ„Ù'ÙŽÙ...ÙŽ ØÙŽÙ...ÙŽØÙŽ ØÙØÙÙŠÙŽØÙ...Ù ÙŠÙŽÙˆÙ'Ù...ÙŽ ØÙŽØØÙÙˆÙ'ØÙŽØØÙŽ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ...Ù'ÙŽØ ÙÙØÙØÙŽ ØÙŽÙ...ÙŽØÙŽØÙ†ÙŽ ÙƒÙŽØÙ†ÙŽ Ù...ÙŽÙ†Ù' ØÙŽØØÙŽ ØÙŽØÙ...ÙŽ ÙˆÙŽÙ...ÙŽÙ†Ù' ØÙŽØØÙŽ ØÙŽÙÙ'ØÙŽØÙŽ
Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari 'Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari 'Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka. (HR Bukhari)

Diriwayatkan bahwa puasa 'Asyura sudah dilakukan oleh masyarakat Quraisy Makkah pada masa jahiliyyah. Rasulullah SAW juga melakukannya ketika masih berada di Makkah maupun seteleh berada di Madinah.

Diriwayatkan juga bahwa ketika Nabi SAW datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari 'Asyura. Beliau bertanya, 'Hari apa ini?'. Orang-orang Yahudi menjawab, 'Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Nabi Musa AS berpuasa pada hari ini. Rasulullah bersabda,


ÙÙŽØÙŽÙ†ØÙŽ ØÙŽØÙŽÙ‚Ù'Ù ØÙÙ...ÙÙˆÙ'ØÙŽÙ‰ Ù...ÙÙ†Ù'ÙƒÙÙ...Ù'

Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi).

Maka kemudian beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya. (HR Bukhari)

Diriwayatkan oleh Imam Mus lim bahwa Rasulullah pun sempat diprotes oleh umat Islam di Madinah: 'Ya Rasulallah, hari itu ('Asyura) diagungkan oleh orang Yahudi.' Maksudnya, kenapa umat Islam mengerjakan sesuatu persis seperti yang dilakukan oleh umat Yahudi? Beliau lalu bersabda: 'Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9.' Setelah itu, tidak hanya disunnahkan puasa pada tanggal 10 tapi juga tanggal 9 Muharram. Sayang, sebelum datang tahun berikutnya Rasulullah telah wafat.

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan keinginan beliau untuk berpuasa pada tanggal 9 dimaksudkan agar tidak persis seperti yang dilakukan oleh umat pada masa Nabi sebelumya, yakni Yahudi dan Nashrani. (Fathul Bari 4: 245)

Sebagian ulama memberikan nama tersendiri untuk puasa sunnah di tanggal 9 Muharam ini, yakni puasa Tasu'a, dari kata tis'a artinya bilangan sembilan. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa puasa tanggal sembilan ini adalah bagian dari kesunnahan puasa asy ura.

Adapun fadhilah atau keutamaan puasa asyura adalah seperti digambarkan dalam hadits dari Sahabat Abdullah bin Abbas berikut ini:


Ù...ÙŽØ ØÙŽØÙŽÙŠÙ'ØÙ ØÙ„Ù†Ù'ÙŽØÙÙŠÙ'ÙŽ ØÙŽÙ„Ù'ÙŽÙ‰ ØÙ„له٠ØÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ'Ù‡Ù ÙˆÙŽØÙŽÙ„Ù'ÙŽÙ...ÙŽ ÙŠÙŽØÙŽØÙŽØÙ'ÙŽÙ‰ ØÙÙŠÙŽØÙ...ÙŽ ÙŠÙŽÙˆÙ...ÙŽ ÙÙŽØÙ'Ù„ÙÙ‡Ù ØÙŽÙ„ÙŽÙ‰ ØÙŽÙŠÙ'ØÙÙ‡Ù ØÙÙ„ØÙ'ÙŽ Ù‡ÙŽØÙŽØ ØÙ„ÙŠÙŽÙˆÙ'Ù...Ù ÙŠÙŽÙˆÙ'Ù...Ù ØÙŽØØÙÙˆÙ'ØÙŽØØÙŽ ÙˆÙŽÙ‡ØÙŽØ ØÙ„ØÙ'ÙŽÙ‡Ù'ØÙ ÙŠÙŽØÙ'Ù†ÙÙŠ ØÙŽÙ‡Ù'ØÙ ØÙŽÙ...ÙŽØÙŽØÙ†ÙŽ

Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari 'Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan . (HR Muslim)

Puasa 'Asyura disandingkan dengan puasa Ramadhan. Rasulullah SAW juga bersabda,


ØÙŽÙÙ'ØÙŽÙ„Ù ØÙ„ØÙ'ÙÙŠÙŽØÙ...Ù ØÙŽØÙ'ØÙŽ ØÙŽÙ...ÙŽØÙŽØÙ†ÙŽØŒ ØÙŽÙ‡Ù'ØÙ ØÙ„له٠ØÙ„Ù...ÙØÙŽØÙ'ÙŽÙ...Ù. ÙˆÙŽØÙŽÙÙ'ØÙŽÙ„Ù ØÙ„ØÙ'ÙŽÙ„ØÙŽØÙ ØÙŽØÙ'ØÙŽ ØÙ„ÙÙŽØÙÙŠÙ'ØÙŽØÙŽØŒ ØÙŽÙ„ØÙŽØÙ ØÙ„Ù„Ù'ÙŽÙŠÙ'Ù„Ù

Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR Muslim)

Keutamaan yang didambakan dari puasa 'Asyura adalah dapat menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu. Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:


ÙˆÙŽØÙŽÙˆÙ'Ù...Ù ÙŠÙŽÙˆÙ'Ù...ÙŽ ØÙŽØØÙÙˆÙ'ØÙŽØØÙŽ ØÙ†Ù'ÙÙŠ ØÙŽØÙ'ØÙŽØÙØÙ ØÙŽÙ„ÙŽÙ‰ ØÙ„Ù„Ù'Ù‡Ù ØÙŽÙ†Ù' ÙŠÙÙƒÙŽÙÙ'ÙØÙŽ ØÙ„ØÙŽÙ†ÙŽØ ÙŽØÙ„ØÙÙŠÙ' Ù‚ÙŽØÙ'Ù„ÙŽÙ‡Ù

Puasa di hari 'Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu
. (HR Abu Daud)

Begitu besar keutamaan yang terkandung pada puasa di hari ini. Bahkan sebagian ulama salaf menganggap puasa 'Asyura hukumnya wajib. Namun berdasarkan hadits 'Aisyah di atas, kalaupun puasa ini dihukumi wajib maka kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang sunnah. (A Khoirul Anam)


Sumber : http://www.nu.or.id/post/read/15440/fadhilah-puasa-asyura

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prof KHR Fathurrahman Kafrawi, Menteri Agama Kedua dari NU

Prof KHR Fathurrahman Kafrawi, Menteri Agama Kedua dari NU Dari beberapa nama para tokoh Nahdlatul Ulama (NU), yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama (Menag), mungkin orang inilah yang dapat dikatakan paling singkat menjabatnya. Tercatat di daftar nama-nama Menteri Agama, Prof. K.H.R. Fathurrahman Kafrawi, pernah menjabat sebagai Menag selama kurang lebih sepuluh bulan (2 Oktober 1946 - 26 Juli 1947). Jabatan tersebut diembannya dalam Kabinet Syahrir III, dimana ia menggantikan Menag sebelumnya, H.M Rasjidi. Sebagai orang NU, dia juga orang yang kedua menjabat Menag, setelah KH Wahid Hasyim. Meskipun cukup singkat, namun Fathurrahman dapat membenahi struktur organisasi di kementerian yang ia pimpin. Selain itu, ia juga memperbaiki peraturan-peraturan yang terkait dengan Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk (NTR) yang ditetapkan dalam UU. No. 22 Tahun 1946. Di dalam peraturan tersebut, menertibkan posisi penghulu, modin, dan sebagainya. Kebijakan lain, yang diambil pada masa Fathurrah...

Tabahnya Hati Seorang Muadzin

Adzan Ashar di masjid dekat tempat tinggalku di sore itu terasa berbeda dari biasanya. Pak Syakur yang biasanya bersuara lantang dan merdu dalam setiap adzannya, di sore itu suaranya terdengar parau dan sendu. Maklum di sebelah kanannya ada peti jenazah yang di dalamnya istri yang dicintainya berbaring disemayamkan. Tabahnya Hati Seorang Muadzin Di akhir adzan suara Pak Syakur terdengar tersendat-sendat dan panggilan untuk shalat itu hampir saja tak bisa diselesaikannya. Pak Syakur pasti menyadari adzan itu adalah adzan perpisahan yang tak akan didengarkan lagi oleh sang istri ketika telah dimakamkan di tempat yang jauh dari rumah dan masjid tempat Pak Syakur sehari-hari bertugas sebagai muadzin.  Sebelumnya di pagi hari pukul 07.00 WIB, istri Pak Syakur–Ibu Sri Bariyah–mengembuskan napas terakhir dalam usia 50 tahun.  Selama beberapa minggu sebelum ajal, Bu Bariyah sempat dirawat di dua rumah sakit yang berbeda karena sakit komplikasi. Almarhumah wafat dengan meninggalkan 4 orang anak...

Doa yang Dibaca Rasul Ketika Hujan Turun

Musim kemarau telah lama berlalu. Kini tiba masanya musim hujan. Ketika musim kemarau, kita suka melafalkan doa minta hujan, bahkan dibarengi dengan shalat istisqa. Seketika musim hujan datang, ternyata guyuran hujan tidak selamanya menguntungkan banyak orang. Terutama bagi orang-orang yang bermukim di daerah rawan banjir. Dulu pernah terjadi musim kemarau di masa Rasulullah. Kebanyakan orang datang menghampiri Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan meminta agar Beliau memohon kepada Allah agar hujan diturunkan. Tak lama kemudian, hujan lebat pun turun membasahi lingkungan penduduk. Saking kencangnya, rumah-rumah penduduk banyak yang hancur, pepohanan berjatuhan, dan binatang ternak pun ikut menderita. Melihat malapetaka ini, mereka mengadu kepada Rasul agar hujan musibah itu segera dihentikan. Atas dasar permintaan ini, Nabi berdo'a, 'Allâhumma hawâlainâ wa lâ 'alainâ (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami),' HR Bukhari. Hadi...